~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~SAYA MENDENGAR LALU SAYA LUPA ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SAYA MEMBACA LALU SAYA INGAT ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SAYA MELAKUKAN LALU SAYA MENGERTI~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2 December 2013

Hey Leaders, Follow Your Prophet


Muhammad SAW


Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Negara kita ialah Indonesia. Di negara yang tercinta ini, paling banyak adalah beragama Islam alias Muslim. Tapi mengapa negara ini banyak sekali kasus korupsi. Dan yang kebanyakan melakukannya adalah beragama islam sendiri. Mereka seakan-akan lupa dengan Tuhannya dan sudah tidak lagi mempertimbangkan halal dan haramnya harta yang mereka peroleh dari tindakan korupsi. Mungkin ini yang dikatakan oleh Nabi Kita Muhammad Shalallhu 'Alaihi Wassalam, dalam hadist berikut ini :

Akan datang bagi manusia suatu jaman dimana orang tidak peduli apakah harta yang diperolehnya halal atau haram. (HR. Bukhari)

Mereka yang mempunyai ambisi hanya untuk kedudukkan sebenarnya tidak layak untuk dipilih. Sebagaimana hadist Nabi berikut ini :

Kami tidak mengangkat orang yang berambisi berkedudukan. (HR. Muslim)

Penguasa-penguasa negeri ini yang melakukan suap menyuap dan orang yang memberikan peluang untuk mereka, akan dilaknat Tuhan Semesta Alam ini , sebagaimana disebutkan dalam sebuah Hadist :

Allah melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR. Ahmad)

Mungkin mereka-mereka yang melakukan tindakan tercela ini, sudah tidak mau mengikuti ajaran nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam. Padahal pemimpin adalah orang yang diharapkan agar rakyatnya sejahtera.  Mereka tidak memegan amanat yang diberikan rakyat kepada mereka. Oleh karena itu pemimpin negara ini, harus memperhatikan hadist berikut ini :

Tunaikanlah amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat terhadap orang yang mengkhianatimu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Tiada beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)

Apalagi sudah jelas Al-Qur'an menerangkan tentang larangan menghianati amanat.

"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui."

Apakah perlu diterapkan hukuman para koruptor dengan menyerupakan mereka seperti pencuri kemudian memotong tangan mereka agar negara ini bisa jadi negara anti korupsi. Saya pribadi juga tidak mengetahuinya. Karena hukuman dan keadilan di Indonesia ada yang bisa dibeli. Bayangkan saja mereka (para koruptor) mencuri uang negara sekian banyak, ada hukumannya yang lebih ringan jika dibandingkan dengan seseorang yang mencuri barang-barang yang sepele seperti kasus-kasus yang sudah diberitakan. Apakah itu sudah dikatakan adil.

Yang seharusnya dilakukan adalah mengikuti jejak Rasulullah dalam menjalankan pemerintahan. Mengikuti sifat-sifat terpuji Beliau seperti Shiddiq (Jujur), Amanah (Dapat dipercaya), Fathonah (Cerdas), dan Tabligh (Menyampaikan). Dengan demikian pemimpin-pemimpin akan selalu berbuat yang baik dalam memerintah negeri ini.

Di akhir artikel ini, marilah kita bersama-sama mendoakan negara ini agar diberikan Pemimpin-pemimpin yang mengikuti Perilaku Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam. Angkat kedua tangan dan berdoalah dengan khusyu. Semoga doa kita diterima oleh ALLAH Subhanahu Wa ta'ala dan kita dijadikan sebagai hamba yang selalu bertaqwa dan dijadikan sebagai sebagai umat nabi Muhammad yang mengikuti Beliau. Amin Ya Robbal 'Alamin,..

Akhir kata semoga sedikit artikel ini memberikan manfaat bagi siapa yang membacanya, barang kali yang membaca artikel ini ialah calon-calon pemimpin negara-negara ini dan memberikan manfaat nantinya. Serta bermanfaat juga untuk Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja) pengikut sunnah Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam.. Sekian artikel dari saya, kurang lebihnya atau salah-salah kata mohon dimaafkan, dan bila ada kekeliruan dalam penyampaian mohon diingatkan. Terima kasih atas kesempatan untuk membaca artikel ini ,. and see you ,.. )

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh


Visit : (Search Engine) Rujuan Islam Aswaja Terpercaya



ARTIKEL TERKAIT:


BACA JUGA TULISAN MENARIK LAINNYA :

0 Komentar:

Post a Comment