~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~SAYA MENDENGAR LALU SAYA LUPA ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SAYA MEMBACA LALU SAYA INGAT ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ SAYA MELAKUKAN LALU SAYA MENGERTI~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

5 March 2015

Mengatasi Varises di Kaki


Oleh :




dr. Arindi Siti Choiryah
Dokter Klinik Rumah Sehat Mandiri

dikutip dari : Majalah Yatim, Maret 2015


Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

        Saya mempunyai anak remaja berusia 19 tahun. Anak saya ini sangat aktif dalam melakukan olahraga, telebih lagi dalam olahraga sepak bola. Namun, akhir-akhir ini, anak saya sering mengeluh bahwa kakinya terasa berat, dan nampak sedikit bengkak, serta akan terasa kram, ketika setelah duduk lama.
        Saya kira, ia hanya mengalami benturan saat bermain sepak bola. Setelah saya periksakan ke dokter, katanya anak saya terkena varises, bukan karena benturan saat bermain sepak bola.
Yang ingin saya tanyakan adalah :
  1. Apa penyebab arises pada anak saya, apakah karena dia terlalu aktif dalam bermain sepak bola ?
  2. Jika memang benar varises, terapi apa yang baik bagi kesembuhannya ?
  3. Apakah varises bisa berakibat fatal ? Sehingga harus dilakukan operasi untuk pengobatannya ?
Demikian, atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Ima
Kebayoran


Jawaban :

Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh

Terima kasih atas kepercayaan Ibu Ima kepada Rubrik Solusi Kesehatan Majalah Yatim.
       Bengkak pada tungkai terjadi karena penyimpanan cairan yang berlebihan pada jaringan tubuh di tungkai. Cairan menumpuk akibat kebocoran pembuluh darah kapiler. Kebocoran pembuluh kapiler terjadi karena kerusakan jaringan tubuh, peradangan, peningkatan tekanan cairan atau penurunan serum albumin (jenis protein yang berfungsi mempertahankan cairan dalam sirkulasi darah).
         Pada wanita, bengkak pada tungkai dapat terjadi selama masa kehamilan, akibat hormonal maupun penekanan pembuluh balik, sehingga tekanan cairan di tungkai meningkat. Bengkak pada tungkai dapat juga disebabkan oleh kelainan jantung, penyakit ginjal, penyakit hati, pembengkakan kelenjar getah bening dan trauma seperti luka bakar atau akibat benturan. Kelebihan asupan natrium (garam dapur dan minuman yang mengandung elektrolit natrium) juga dapat meningkatkan tekanan dalam pembuluh kapiler, sehingga menimbulkan kebocoran cairan.

Melihat dari gejala yang Ibu Ima sampaikan, kemungkinan anak Ibu menderita Varises Tungkai Stadium I-II.
  1. Sebagian besar varises tidak diketahui penyebabnya secara pasti, hanya diduga karena kelemahan dinding vena shingga terjadi pelebaran. Faktor yang menyokong terjadinya vaarises : faktor keturunan, kehaliman, wanita usia lanjut, kegemukan, berdiri lama/kurang gerakan, hormonal (biasa terjadi pada wanita menopause), peradangan. Sebaiknya anak Ibu berkonsultasi kembali pada dokter keluarga, bila perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lebih lanjut (laboratorium lengkap, pemeriksaan vena) untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari bengkak pada tungkai.
  2. Ada 3 terapi varises yang dapat diterapkan sendiri-sendiri atau bersamaan, yakni non-operatif (memakai balutan/kaos kaki elastis dari ujung aki sampai paha dibantu dengan banyak berjalan dan tungkai diangkat setelah beberapa jam), terapi operatif (metode operasi), biasa dilakukan jika telah terjadi komplikasi, dan terapi suntikan (skleroterapi). Silahkan berkonsultasi dengan dokter keluarga Ibu Ima untuk pemilihan terapi yang sesuai dengan keluhan dan gejala klinis yang dialami anak ibu.
  3. Tidak semua varises perlu dilakukan tindakan operasi. Hal tersebut dilakukan jika terdapat komplikasi ataupun pertimbangan kosmetik. Adapun komplikasi yang dapat terjadi akibat varises, seperti warna kulit menghitam, mudah terjadi luka, infeksi jamur/bakteri yang menyebabkan peradangan kulit, peradangan lebih luas pada vena, dan emboli.
Pencegahan Varises
    Adapun beberapa pencegahan agar varises tidak meluas dan memperkecil kemungkinan terjadi komplikasi, seperti : tidak berdiri/duduk lamatanpa bergerak, pemakaian kaus kaki elastic, banyak berjalan.
        Lalu berbaring sambil meninggikan kaki, olah raga teratur, kurangi penggunaan sepatu hak tinggi, jangan menggunakan pakaian ketat, biasakan mengkonsumsi vitamin C dan E, banyak makan buah dan sayur, kurangi konsumsi garam, hindari makanan pedas, serta mandi dengan air panas dan dingin bergantian.
Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh 


 

ARTIKEL TERKAIT:


BACA JUGA TULISAN MENARIK LAINNYA :

0 Komentar:

Post a Comment